BLOGGER TEMPLATES AND IMVU Layouts »

Senin, 11 April 2011

Balon yang Tahan Api



Balon (yang sudah ditiup) adalah benda yang mudah pecah bila terkena benda tajam. Balon juga mudah pecah jika didekatkan dengan api. Panas dari api dapat menyebabkan karet balon menjadi meleleh karena terbakar. Dalam percobaan ini, kalian dapat mengetahui bahwa ternyata balon juga bisa tidak pecah jika didekatkan dengan api.



Untuk percobaan ini kalian membutuhkan:
• 2 buah balon • Korek api• Air
Yang harus kalian lakukan:
  1. Tiup salah satu balon dan ikat dengan kuat
  2. Isi sekitar air ke dalam balon lainnya, kemudian tiup dan ikat kuat
  3. Nyalakan korek api dan dekatkan pada balon pertama. Biarkan apinya menyentuh permukaan balon. Lihat apa yang terjadi? Balon pecah, dan mungkin juga akan pecah sebelum api menyentuh permukaan balon.
  4. Nyalakan kembali korek api dan letakkan di bawah balon kedua. Biarkan api menyentuh balon. Lihat apa yang terjadi dengan balon tersebut? Balon tersebut tidak pecah.
  5. Dan kalian akan melihat tanda hitam yang berasal dari jelaga pada permukaan yang bersentuhan dengan api.
       
1                      2                          3                          4                         5
Mengapa balon yang tidak berisi air pecah saat bersentuhan dengan api? Api memanaskan setiap benda yang ada disekitarnya. Api juga memanaskan karet dari kedua balon tersebut. Karet dari balon yang yang tanpa air menjadi sangat panas. Sehingga menjadi sangat lemah untuk dapat menahan tekanan udara yang ada di dalam balon.

Mengapa balon yang berisi air tidak pecah saat didekatkan dengan api? Ketika api didekatkan pada balon yang berisi air, maka air tersebut menyerap sebagian besar panas dari api. Karet dari balon tersebut menjadi tidak terlalu panas, sehingga karet masih bisa menahan tekanan udara yang ada didalam balon dan balon menjadi tidak pecah.

Air merupakan penyerap panas yang sangat baik. Dibutuhkan 10 kali lebih banyak panas untuk menaikkan suhu 1 gram air, daripada menaikkan suhu 1 gram besi. Di sisi lain, ketika air menjadi dingin, air akan melepaskan banyak panas. Inilah sebabnya mengapa lautan ataupun tempat-tempat yang menampung air dalam jumlah besar tidak akan menjadi dingin pada saat musim dingin.

Listrik Statis

Tahukah kamu, bahwa benda-benda di sekitarmu dapat memiliki muatan listrik? Nah, listrik yang ada pada benda-benda tersebut dinamakan listrik statis. Seperti apa sih listrik statis itu? dan benda apa saja yang mempunyai muatan listrik? Yuk, kita cari tahu dengan melakukan percoban di bawah ini..



Alat-alat yang kamu butuhkan adalah:

Balon, gunting, pensil, dan kertas yang agak kaku (karton juga bisa)

Yang harus kamu lakukan adalah:



1. Gambarlah orang-orangan kecil atau bintang, atau apapun yang kamu suka pada kertas yang agak kaku (karton juga bisa)
2. Gunting gambar-gambarmu tadi dan buatlah sebanyak mungkin
3. Tiup/pompa balon hingga cukup besar dan kemudian ikat agar udaranya tidak keluar
4. Letakkan semua potongan-potongan gambarmu tadi di atas meja




5. Gosok-gosokkan balon pada kain wol (jika tidak ada kain wol, kamu juga bisa menggosok-gosoknyanya pada rambutmu)
6. Pegang balon kira-kira 5-10 cm di atas potongan-potongan gambarmu, kemudian perhatikan apa yang terjadi


M
ari kita beraksi..!!
Selain potongan kertas, kamu juga bisa bereksperimen dengan benda-benda lainnya. Coba kamu gosok-gosokkan balon pada rambutmu. Kemudian tempelkan balon pada dinding, amati apa yang terjadi? Yup, balon akan menempel pada dinding. Selain itu kamu juga bisa melakukan eksperimen ini menggunakan kaleng minuman yang telah kosong. Caranya, gosok-gosokkan balon pada rambutmu. Letakkan kaleng di atas meja dan dekatkan balon yang telah digosok-gosok tersebut. Amati apa yang terjadi??




Adalagi nih yang tak kalah serunya. Caranya adalah, gantungkan sebuah balon pada tepi meja (ikat balon pada seutas tali dan tempelkan ujung tali yang bebas menggunakan selotip di tepi meja). Duduklah di lantai dekat balon dan pegang balon dengan satu tangan dan dengan cepat gosokkan tangan yang satu lagi maju mundur di permukaan balon delapan sampai sepuluh kali. Lepaskan balon dan biarkan tergantung bebas. Kemudian letakkan tanganmu yang digosok tadi dekat dan ke samping balon, tetapi tidak menyentuh balon. Apa yang terjadi?? Balon akan bergerak ke arah tanganmu.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Balon dapat menarik potongan-potongan kertas, menempel di dinidng, menarik kaleng, dan mendekati tanganmu karena semua benda-benda tersebut bermuatan listrik. Muatan listrik tersebut berada dalam keadaan diam (statis), oleh karena itulah disebut sebagai listrik statis. Listrik statis merupakan energi yang dimiliki oleh benda bermuatan listrik. Muatan listrik yang dimiliki benda-benda itu bisa bermuatan negatif maupun positif. Semua benda terbentuk dari atom-atom. Setiap atom mempunyai inti atom yang terdiri dari proton dan elektron yang mengelilinginya. Proton mempunyai muatan listrik positif, dan elektron mempunyai muatan listrik negatif. Ketika dua benda seperti balon dan wol/rambut saling digosokkan, elektron ditarik dari material yang mempunyai daya tarik yang lemah (potongan gambar kertas) dan menempel pada material yang mempunyai daya tarik yang kuat (balon).

Selamat mencoba..!!!

Membuat Mobil balon

Di zaman modern ini berbagai jenis mobil sudah berhasil dibuat oleh manusia. Dari yang berbahan bakar bensin, hingga yang berbahan bakar listrik bahkan panas dari cahaya matahari. Ternyata, kalian juga bisa loh membuat mobil sederhana berbahan bakar udara. Yuk kita coba bersama-sama….




Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah:

Stick es krim, sedotan yang bisa dibengkokkan, balon, isi pulpen (bisa juga diganti dengan lidi), karet (bisa juga menggunakan sandal jepit bekas atau gabus bekas televisi atau kulkas), karet gelang, dan lem.

Yang harus kalian lakukan adalah:
  1. Tempelkan gabus pada stick es krim, kemudian pada sisi yang lain tempelkan sedotan
  2. Lubangi bagian tengah tutup botol
  3. Masukkan ujung isi pulpen ke dalam lubang pada tutup botol, kemudian masukkan sedotan ke dalam isi pulpen tersebut pada ujung isi pulpen yang belum menempel pada tutup botol, selanjutnya masukkan ujung isi pulpen tersebut ke dalam lubang tutup botol yang lain (lihat gambar)
  4. Tiup balon, masukan ujung balon ke ujung sedotan yang bengkok (usahakan agar udara dalam balom tidak keluar), kemudian ikat ujung balon tersebut dengan karet gelang atau selotip sehingga menempel pada sedotan. Usahakan udara dalam balon tidak keluar. Kalian bisa pegang ujung sedotan yang terikat pada balon atau menutup ujung sedotan pada ujung lainnya menggunakan jari.
  5. Setelah itu, lepaskan pegangan kalian pada ujung sedotan tersebut dan lihat apa yang terjadi.
  6. Waah…ternyata mobilnya bergerak maju…..!!!!
    
Keterangan langkah 1

    
Keterangan langkah 6

Apa yang terjadi? 

Sebuah mobil dapat bergerak karena adanya gaya pendorong pada mesin mobil tersebut. Nah, pada percobaan yang kalian lakukan ini, gaya pendorongnya berupa udara yang keluar dari balon. Udara yang keluar melalui mulut balon terdorong ke arah belakang balon (ujung sedotan yang tidak menempel pada balon). Hal tersebut mengakibatkan balon terdorong ke arah yang berlawanan (depan). Semakin besar balon yang kalian pasang, maka mobil tersebut akan melaju semakin jauh.

Jika kalian ingin mencobanya lagi, tidak perlu melepas ikatan pada ujung balon. Namun kalian bisa meniupnya melalui ujung sedotan yang tidak menempel pada balon. Nah, sekarang coba kalian lakukan bersama teman-teman. Kalian juga dapat berlomba dan lihat mobil mana yang dapat melaju paling jauh…!!!

Selamat mencoba…!

Membuat Seismometer

Kamu pasti sudah tahu kan apa itu seismometer? Yup, seismometer itu adalah alat untuk mengukur getaran dan biasanya untuk mengukur getaran gempa bumi. Kamu juga bisa loh membuat seismometer sederhana di rumah atau di sekolah bersama teman-temanmu. Caranya mudah kok.. Yuk kita buat bersama-sama..

Alat-alat yang kamu butuhkan adalah:

Kardus, gelas plastik, spidol, benang/tali/pita, plastisin (lili mainan), kertas, gunting, dan satu gelas batu kecil (kerikil), kelereng atau apapun yang dapat dijadikan pemberat.

Yang harus kamu lakukan adalah:
1. Pertama, ambil sebuah kotak dan buka bagian penutup atasnya. Potong penutup bagian atasnya dan putar kotak sehingga sisi yang terbuka menghadap ke arahmu.
2. Dengan menggunakan gunting, buatlah dua lubang yang saling bersebelahan dibagian tengah atas kotak. Mintalah bantuan orang dewasa untuk melubangi kardus tersebut.
3. Buatlah sebuah lubang dibagian tengah bawah gelas plastik, satu lubang di sisi gelas plastik, dan satu lubang lagi persis dihadapan lubang yang tadi.
4. Masukkan spidol melalui lubang yang ada dibagian tengah bawah gelas plastik. Ujung spidol yang digunakan untuk menulis harus mencuat keluar ke bawah cangkir.
5. Jika lubang yang kamu bikin terlalu besar, masukkan lilin mainan (plastisin) disekitar lubang sehingga spidol tidak bisa bergerak/bergoyang.
6. Potong benang kira-kira sepanjang 45 cm, dan masukkan ujung benang melewati dua lubang yang ada di sisi gelas plastik.
7. Kemudian, masukkan benang melalui lubang di dalam kotak, sehingga kedua ujung benang sama-sama berada diluar kotak dan ikat ujung benang tersebut.

8. Isi gelas plastik dengan kerikil atau kelereng, atau dengan apapun yang bisa dijadikan pemberat. Jangan sampai penuh, cukup ¾ nya saja.
9. Potong selembar kertas yang panjangnya sama dengan panjang kotak.

10. Letakkan kertas dibawah ujung spidol. Buka penutup spidol dan usahakan ujung spidol tersebut menyentuh permukaan kertas.

11. Sekarang, mintalah seseorang untuk menggoyang-goyang kotak tersebut ke kanan dan ke kiri. Sementara itu mintalah temanmu yang lainnya untuk menarik kertas. Jika kamu dapat melakukannya dengan benar, maka kamu akan mendapatkan garis yang berlekuk-lekuk pada permukaan kertas.

Semakin kamu mengguncang kotak dengan keras, maka lekukan garis yang dihasilkan akan semakin lebar. Kemudian, letakkan seismometermu di atas meja, cobalah pukul-pukul meja dan lihat seperti apa garis yang akan terbentuk. Cobalah buat beberapa perubahan gerakan sehingga dapat mendeteksi gerakan-gerakan kecil, seperti bernyanyi atau berbicara dengan lembut. Perhatikan apa yang terjadi..!!/span>
Selamat mencoba…!!!

cara membuat magnet sederhana

Kalian pasti sudah tahu kan, apa itu magnet? Kalau belum tahu atau sudah lupa, coba deh buka lagi artikel mengenai magnet di sini. Selain berasal dari batu yang dihasilkan oleh alam, magnet juga dapat kita buat sendiri loh. salah satunya dengan cara dialiri listrik satu arah. Mau tahu bagaimana caranya? perhatikan baik-baik percobaan di bawah ini yah..


Alat-alat yang kamu butuhkan adalah:


1. Kabel yang berisi kawat tembaga (sehelai saja bila kabelnya rangkap dua)
2. Paku (kalau bisa pakunya yang agak panjang)
3. Baterai
4. Paper klip atau logam kecil lainnya (paku payung, jarum, dll)

Cara membuatnya:

1. Kupas kulit kabel tembaga pada tiap jung-ujungnya
2. Lilitkan kabel tembaga pada paku (usahakan serapat mungkin)
3. Tempelkan ujung-ujung kabel tembaga pada baterai, dan tunggu beberapa saat
4. Untuk mengujinya coba dekatkan paku tersebut pada paper klip atau logam kecil lainnya
5. Coba amati apa yang terjadi?

Bagaimanakah hal tersebut bisa terjadi?

Paku tersebut dapat bersifat seperti magnet karena ada proses yang dinamakan elektromagnetik. Di sekitar kawat berarus listrik itu terdapat medan magnet. Dalam percobaan ini, yang menjadi sumber listrik adalah baterai yang mengalirkan arus sepanjang kabel tembaga yang melilit paku. Semakin banyak lilitan maka semakin besar/kuat medan magnetnya. Akibat dari adanya medan magnet ini, maka paper klip/logam-logam kecil lainnya dapat menempel pada paku. Nah, sekarang coba kalian tambah jumlah baterainya. Kemudian amati apa yang akan terjadi??

Selamat mencoba…!!!